Investasi Reksa Dana

Menjatuhkan pilihan investasi di reksa dana itu gampang-gampang susah. Gampangnya karena investasi ini begitu mudah mulainya dan dapat dimulai dengan nominal yang kecil yakni Rp 100.000,-. Dengan investasi di reksa dana tidak perlu repot untuk rajin update informasi soal ekonomi, industri keuangan dan sejenisnya karena investasi kita sudah ditangani oleh manajer investasi.

Sedangkan bagian susahnya adalah bagaimana kita sebagai investor memilih manajer investasi selaku pihak yang mengelola reksa dana kita. Manajer Investasi di Indonesia itu jumlahnya lebih dari 85 perusahaan. Untuk memilih Manajer Investasi yang baik, yang pertama harus dilakukan adalah mengecek bahwa Manajer Investasi tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Kamu perlu mempelajari  kompetensi mereka dalam mengelola reksa dana, apakah secara konsisten memberikan kinerja yang baik. Selain itu cek pula kualitas pelayanan yang diberikan dan biaya-biaya yang dikenakan.

Setelah memilih Manajer Investasi langkah selanjutnya memilih produk reksa dananya. Produk reksa dana ini amat beragam dari yang risiko tinggi ada di reksa dana saham; untuk risiko moderat dapat memilih reksa dana campuran; kemudian risiko yang relatif rendah yakni reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap.

Bagi kalian yang baru pertama kali investasi di reksa dana ada baiknya memilih produk reksa dana dengan risiko rendah seperti reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap. Reksa dana pendapatan tetap memiliki risiko rendah karena mayoritas (80%) pengelolaan dana investasinya akan ditaruh di instrument obligasi atau surat utang. Reksa dana ini cocok untuk kamu yang memiliki tujuan investasi jangka menengah (1 hingga 3 tahun).

Meski memiliki risiko yang rendah, investasi ini dapat memberikan return (imbal hasil) yang lebih tinggi dari bunga tabungan dan deposito perbankan. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2017 indeks reksa dana pendapatan tetap mampu menguat 10,72%. Jauh lebih tinggi daripada bunga tabungan dan deposito perbankan yang berada di kisaran 1% sampai 6%.

Pertengahan tahun ini akan ada produk ritel  reksa dana pendapatan tetap baru yakni  SAM Dana Obligasi Prima. Reksa dana ini besutan PT Samuel Aset Manajemen (SAM), perusahaan ini termasuk senior di industri ini karena sudah berdiri sejak tahun 1997. Per Maret 2017 dana kelolaan investasi SAM mencapai Rp 11 triliun. Jadi sudah tidak diragukan lagi reputasi perusahaan ini.

Adapun metodologi investasi yang digunakan SAM adalah top-down approach. Di mana mereka akan mulai analisanya dari skala makroekonomi Indonesia kemudian dilanjutkan dengan mengulik masing-masing  industrinya. Setelah itu manajer investasi SAM akan melakukan analisis fundamental spesifik setiap perusahaan yang akan dipilih untuk menaruh dana kelolaan mereka. Baru ujungnya akan menggunakan analisis teknikal.

Kinerja reksa dana milik SAM juga terbilang ciamik. Sebagai contoh, salah satu reksa dana pendapatan tetap milik SAM, reksa dana SAM Sukuk Syariah Sejahtera. Sejak awal tahun 2018, reksa dana SAM ini memberikan kenaikan tingkat imbal hasil 0,56% di saat indeks acuan harga obligasi pemerintah (IDMA) mencatatkan pertumbuhan negatif (- 3,03%).

Jadi bagi kalian yang ingin mencoba investasi di reksa dana, bisa dicoba dengan mulai investasi reksa dana SAM Dana Obligasi Prima yang akan diluncurkan pada bulan Mei 2018 mendatang. Untuk info lebih jelasnya bisa dapat kunjungi  https://www.reksa danasam.co.id/index.php/landingpage .

Selamat berinvestasi!

No Comments

Leave a Reply

Investasi Reksa Dana
Kenali Ketentuan Pengalihan Reksadana

Banyak investor reksadana yang belum paham cara melakukan pengalihan (switching) atau bahasa simpelnya menukar produk reksadana A dengan reksadana B yang dikelola Manajer Investasi yang sama. Seperti apa ketentuannya? Investasi di produk reksadana tidak hanya mengenal dua jenis transaksi yakni pembelian dan penjualan. Selain itu ada juga transaksi yang lainnya …

Investasi Reksa Dana
Kapan Bisa Mencairkan Reksa Dana?

Bicara soal produk investasi itu tidak melulu bicara soal menabung atau penyetoran dana, tapi juga harus tahu soal kapan dan bagaimana mencairkan pencairan dana investasinya. Kan tidak lucu, kita begitu rajin untuk mengumpulkan dana investasi namun kebingungan saat mau menjual kembali atau dengan kata lain mencairkannya. Setelah tahu ketentuan pembelian …

Investasi Reksa Dana
Beli Reksa Dana: Lebih Baik Sekaligus atau Rutin Tiap Bulan?

Mana yang paling bagus cara membeli reksa dana? Beli sekaligus atau rutin tiap bulan? Setelah sudah yakin untuk berinvestasi di reksadana dan memilih produknya, kita dihadapkan pada dua pilihan cara pembeliannya. Apakah lebih baik membeli sekaligus (dikenal dengan istilah lump sum) atau membeli secara berkala periodical, misalkan setiap bulan. Sebenarnya …