Investasi Reksa Dana

Bulan Ramadan bagi banyak orang adalah bulan yang penuh berkah.  Karena di sepanjang bulan ini umat muslim khusyuk melakukan ibadah mulai dari puasa dari subuh sampai salat tarawih di malam hari. Hingga akhirnya ditutup dengan Hari Raya Lebaran (1 Syawal) dengan tradisi saling memaafkan di tiap hubungan sosial.

Banyak orang khususnya umat muslim Indonesia yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan ini untuk introspeksi diri. Salah satunya ingin melakukan perubahan gaya hidup yang lebih islami di dalam kehidupan sehari-hari.

Bicara gaya hidup yang islami ini tidak semata-mata hanya tampilan fisik saja, tapi juga termasuk penerapan di berbagai aspek kehidupan termasuk di bidang keuangan dan investasi.

Penerapan gaya hidup islami di bidang keuangan dapat diawali dengan disiplin menyisihkan sebagian penghasilan untuk membayar zakat dan sedekah. Setelah itu baru memasuki fase memilih jenis produk keuangan syariah. Mulai dari memilih bank  syariah dan juga jenis investasi syariah.

Sama seperti bank syariah, investasi syariah dipilih karena bebas riba (bunga) sesuai syariat islam. Tidak hanya bebas riba, investasi syariah juga harus patuh pada prinsip-prinsip diantaranya tidak melibatkan unsur bersifat judi, spekulatif/penipuan, gratifikasi, merugikan orang lain dan lainnya. Intinya konsep investasi syariah adalah investasi yang didasarkan pada ajaran islam yang berlandaskan kejujuran, ketulusan, saling percaya, dan tanpa paksaan.

Pilihan investasi syariah bidang keuangan di Indonesia ada beberapa pilihan deposito bank syariah, sukuk, pasar modal syariah dan juga reksadana syariah. Semua produk investasi tersebut sudah dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) asal lembaga keuangannya sudah terdaftar di OJK.

Dari sekian banyak pilihan produk investasi syariah tersebut ada satu jenis investasi yang cocok bagi semua kalangan yakni  reksadana syariah. Alasannya reksadana syariah memilih ragam produk dengan tingkat risiko yang berbeda.

Jika berani dengan risiko investasi yang tinggi dan juga hasil investasi yang tinggi maka bisa pilih reksadana saham syariah. Untuk kamu yang tipenya moderat (sedang-sedang saja) bisa memilih reksadana campuran syariah. Sedangkan bagi kamu tipe yang cari aman bisa memilih reksadana pasar uang syariah.

Nah, bagi kamu yang ingin mencoba investasi reksadana syariah bisa melalui perusahaan Manajer Investasi (MI) yang ada. Salah satunya PT Samuel Aset Manajemen (SAM). SAM memiliki 4 produk reksa dana (RD) yang berbasis syariah, yakni:

  • SAM Sharia Equity Fund (RD saham)
  • SAM Syariah Berimbang (RD campuran)
  • SAM Sukuk Syariah Sejahtera (RD pendapatan tetap)
  • SAM Dana Likuid Syariah (RD pasar uang).

Bagi kamu yang ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang reksadana syariah SAM ini dapat langsung mengunjungi www.reksadanasam.co.id

Investasi Reksa Dana
Perhatikan Jam Transaksi Saat Membeli Reksadana

Sebagai seorang investor yang baik, kita dituntut harus tahu kondisi pasar. Selain itu tentu juga harus tahu seperti apa produk investasi dan bagaimana cara kerjanya. Sebagai investor reksadana, jika sudah tahu jenis-jenis produk reksadana, sebaiknya juga paham proses transaksi dalam pembelian dan saat penjualan (pencairan dana) reksa dana. Reksa dana …

Investasi Reksa Dana
Apa yang Harus Dilakukan Jika Nilai Reksadana Turun Terus?

Tujuan kita berinvestasi adalah agar uang yang kita punya bertambah dan tidak tergerus oleh angka inflasi tahunan. Selain itu dengan berinvestasi kita dapat mencapai tujuan keuangan tertentu yang kita targetkan seperti membeli mobil, rumah, biaya ibadah haji atau untuk dana pendidikan anak. Namun perlu kita ingat, yang namanya produk investasi …

Investasi Reksa Dana
Memilih Reksadana yang Cocok dengan Profil Risiko

Berbicara soal investasi, termasuk reksadana itu seperti membahas dua sisi koin. Sisi pertama bicara keuntungan yang akan didapat dan sisi lainnya tentang risiko dari instrumen investasi tersebut. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Khusus berinvestasi di reksadana, calon investor sudah dibagi karakternya berdasarkan profil risiko masing-masing investor.  Proses ini disebut KYC (Know …